Blog nitanati matchmaking 25


Nitanati matchmaking part 26 grandkids



Nitanati matchmaking part 23 didn't

Kak lanjut dong ceritanya Penasaran sama kelanjutannya kak!!! Berpegangan pada angin, berpijak pada air. Kamis, 23 Januari Matchmaking Part Eh pernah ada cerita ini loooh Febby menghela napas pasrah dan memilih diam. Percuma juga ia bicara dan menjelaskan, Alvin tidak akan mau mendengarkan apalagi percaya apapun yang keluar dari mulutnya. Lagi pula, badannya sedang lemas sekali hari ini.

Kalau saja Oik tidak memaksanya untuk menemani Alvin di rumah sakit, ia pasti akan diam di rumah dan menikmati kasur empuk di kamarnya. Lalu tinggal mengirim surat sakit ke sekolah. Ngomong-ngomong tentang sekolah, sudah berapa hari ia libur? Pasti ada tugas-tugas menumpuk yang akan ia terima nanti. Sementara itu, Alvin yang dongkol setengah mati gara-gara Febby akhirnya memilih blog nitanati matchmaking 25 menghubungi Shilla.

Gadis itu perlu mendapatkan klarifikasi akan hal-hal tidak masuk akal yang ia lihat blog nitanati matchmaking 25 televisi mengenai dirinya. Jempolnya menekan angka 4 di ponselnya dan kemudian menempelkan benda itu ke telinga. Baik Alvin maupun Febby sama-sama terkejut melihat pemuda itu. Pemuda itu nitanari lega ketika melihat keberadaan Febby yang berdiri menatapnya di dekat sofa. Ia kaget, panik bercampur bingung bercampur senang juga mengetahui Goldi tiba-tiba datang mencarinya.

Setidaknya pemuda itu bisa memberitahunya dulu jika ingin datang. Semalam dirinya berulang kali menghubungi pemuda itu tapi ponsel pemuda itu tidak aktif. Sekarang pemuda itu malah mendadak muncul di hadapannya seperti ini. Goldi menutup pintu dan berlari menghampiri Febby. Ia menggenggam kedua lengan Febby dan sejenak diam menatap gadis itu. Napasnya masih terengah-engah setelah berlari dari lapangan parkir rumah sakit sampai ke kamar inap Alvin.

Goldi kemudian menurunkan tangan sekaligus badannya menyentuh kaki Febby yang tersembunyi di balik rok. Alvin yang tadinya berniat menelepon mendadak memutus panggilan dan mendelik melihat pemandangan di depannya. Lo berdua gak malu matcnmaking, ada gue yang masih di bawah umur! Entah ia masih kesal karena Febby atau karena Goldi tiba-tiba masuk ke kamar inapnya atau bahkan karena apa yang Goldi coba lakukan pada Febby.

Febby yang sempat tersihir akan Goldi dan melupakan sosok Alvin di sekitarnya pun tersadar. Ia menunduk dan berteriak panik sekaligus kesakitan ketika goldi menggenggam bagian betisnya. Ia hanya meringis ketika Goldi sudah blog nitanati matchmaking 25 berdiri dan menatap kesal bercampur khawatir padanya. Goldi merogoh tasnya dan mengeluarkan sebuah benda berbentuk botol blog nitanati matchmaking 25.

Goldi menarik Febby ke sofa dan duduk. Alvin mencibir ketika melihat tangan Febby dan Goldi bergandengan. Rasanya beberapa waktu ini Febby gencar mengejar matchma,ing sampai menguntitnya kemana pun ia pergi. Termasuk ketika sakit seperti ini. Bahkan, Febby lah yang menyebabkan dirinya sampai harus dirawat begini. Ia pun ragu apa tabrakan itu murni sebuah kecelakaan atau disengaja. Tapi, sekarang, apa ini, yang sedang ia lihat? Gadis itu bergandengan tangan dengan pemuda lain.

Dan tampaknya, mereka berdua sangat intim. Tidak mungkin itu hanya sebatas hubungan pertemanan antara perempuan dan laki-laki, kan? Jadi, Febby udah punya pacar? Ada bagusnya juga sih. Untuk kedepannya, ia tidak perlu pusing-pusing memikirkan gadis itu. Kalau Febby sudah punya pacar, berita antara dirinya dan Febby akan dapat dengan mudah dimusnahkan dan otomatis tidak ada yang akan mengganggu hubungannya dengan Shilla lagi.

Untuk kesekian kalinya Alvin tidak mengerti kenapa dan ada apa. Memikirkan ini saja sudah menambah kesal. Memikirkan gadis itu memang tidak pernah ada baiknya. Cuma luka kecil juga kan. Kalo iya bisa sembuh sendiri, kalo enggak? Febby merasa pipinya memanas. Matanya berbinar cerah menatap Goldi. Bibirnya tertarik membentuk sebuah senyum simpul.

Goldi tersenyum sembari mengelus pelan puncak kepala Febby. Wajah Febby makin terlihat merona. Meski begitu, hatinya sangat senang. Ia seketika bersyukur karena ayahnya menyiksanya semalam hingga sampai membuat kakinya luka. Luka yang membuatnya memiliki waktu menyenangkan bersama Goldi. Kalo gini akhirnya, gue rela kaki gue dicambuk tiap hari. Mulai sekarang, ia dan Goldi akan banyak menciptakan situasi-situasi seperti saat ini. Oik atau siapapun itu ia sudah tidak peduli. Terserah Oik akan blog nitanati matchmaking 25 yang tidak-tidak pada ayahnya.

Ia tidak takut kalau harus matchmakibg. Kalau perlu, ia akan pergi dari rumah itu. Toh selama ini ia membiayai hidupnya sendiri tanpa pernah meminta uang dari Oik ataupun ayahnya. Tapi, ada satu yang harus ia lakukan sebelum mangkat dari perbudakan Oik Sementara itu, makhluk malang yang terabaikan saat ini, Alvin, merasakan mual dalam perutnya. Bagaimana bisa Goldi dan Febby sesantai itu bermesraan di hadapannya? Apa gak nltanati ada orang disini?!

Baik Goldi maupun Febby lantas nitanxti sekilas pada Alvin. Alvin langsung beralih pada ponselnya pura-pura tidak mxtchmaking Goldi dan Febby. Goldi blog nitanati matchmaking 25 Febby pun kemudian melakukan yang sebaliknya dengan tidak memedulikan Alvin. Febby berdiri tepat menghadap Alvin yang memandangnya. Dan sepertinya posisinya salah. Namun, ketika matanya menangkap sosok Alvin, barulah ia paham dan tersenyum geli.

Alvin yang pendengarannya masih sangat-sangat baik pun mengerutkan keningnya kesal. Febby dan Goldi sama-sama tersenyum geli dan kompak diam tanpa mengacuhkan Alvin. Membiarkan Alvin bertambah dongkol karena diabaikan. Namun, kemudian, ia tertegun melihat banyak warna biru lebam di betis Febby dan ada beberapa yang terlihat terluka. Alvin kemudian menaikkan pandangannya menatap wajah Febby yang hanya terlihat bagian sampingnya itu. Gadis itu menggigit bibirnya menahan rasa perih ketika Goldi mengolesi kakinya dengan salap.

Sesuatu yang hangat seketika terasa menjalar di dalam dada Alvin. Apa yang gadis menjengkelkan itu lakukan sampai-sampai menderita luka seperti itu? Apa dia coba buat jitanati diri? Ah tapi kalo bunuh diri masa di kaki? Lagian, kenapa juga mau bunuh diri? Apa karena ditolak gue?! Oh my God, oh my no, oh my wooow! Pikir Alvin yang rada-radanya sedikit keluar carbon dating volcanic ash. Ia memperhatikan air muka Febby.

Lidahnya mendesis matchmaikng ikut merasakan perih yang dialami gadis itu.


Dallas Upscale Matchmakers


Add a comment

Your e-mail will not be published. Required fields are marked *